CPAS Indonesia
Visi
Menjadi institusi terdepan dan pusat keunggulan dalam studi
lintas-disiplin di bidang prasejarah dan Austronesia, penggalian dan
pemasyarakatan nilai-nilai budaya prasejarah dan Austronesia
dalam lingkup nasional dan internasional.
Misi
1.Meneliti asal-usul, persebaran, dan perkembangan manusia prasejarah
dan penutur Austronesia sejak kehadirannya hingga sekarang, termasuk evolusi
lingkungan dan budayanya dalam lingkup Indonesia dan keterkaitan global;
2.Memasyarakatkan hasil-hasil penelitian dan mengaktualisasikan nilai-nilai
luhur budaya yang dikandungnya untuk kemajuan peradaban di masa sekarang dan
masa datang;
3.Menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap tinggalan prasejarah dan nilai-nilai
luhur yang dikandungnya untuk meningkatkan semangat, jiwa dan produktivitas budaya
dalam rangka pada pembangunan kebudayaan nasional;
Mengembangkan sifat
kebersamaan, keterbukaan, dan persahabatan di antara bangsa-bangsa lewat
kerjasama di bidang studi prasejarah dan Austronesia dan pemasyarakatan hasil-hasilnya
CPAS Indonesia 2010
HopSEA Manila 2007
Paris 2008
Taitung 2008
Johor 2007
Seoul 2008
Hamparan lahan study
Dalam konteks Indonesia,
kehidupan prasejarah yang sangat panjang dalam jutaan tahun (lebih dari 1,5
juta tahun) merupakan rentang waktu yang sarat dengan dinamika kehidupan manusia,
lingkungan dan budayanya. Dinamika itu semakin mengemuka sejak 4000 tahun yang
lalu, ketika penutur Austronesia menginjakkan kaki pertama kali di nusantara untuk
kemudian berkembang hingga menurunkan masyarakat Indonesia sekarang. Kehadiran
manusia yang sangat dini di kepulauan kita dan kelanjutannya hingga sekarang,
sungguh menjadi asset yang tak ternilai (dan yang tidak dimiliki banyak negara)
untuk pemahaman sejarah kemanusiaan dan peradaban, tidak hanya untuk
kepentingan nasional, juga untuk kepentingan regional-global.
Selama rentang kehidupan
yang sangat panjang itulah nilai-nilai budaya berupa kearifan, kekhasan, dan
keunggulan lokal tergoreskan dalam tinta emas di berbagai wi;ayah nusantara. Sebagian
besar nilai-nilai itu masih terpendam dan baru sebagian kecil yang
tereksplorasi. Bagaimana manusia pertama kali menginjakkan kaki di nusantara
dan mengadaptasikan diri pada lingkungan hingga mampu bertahan dan berketurunan
dalam jutaan tahun? Sejauh mana faktor lingkungan dan evolusinya mempengaruhi
corak dan perkembangan budaya nusantara? Bagaimana keuletan dan keunggulan
penutur Austronesia di bidang pelayaran,
hingga memampukan mereka mengharungi lautan untuk menyebar ke kawasan luas?
Bagaimana kemampuan mereka membangun bangunan dari batu-batu besar (megalitik)
untuk sarana pemujaan nenek moyang? Inilah beberapa isu kearifan dan keunggulan
yang ingin diangkat, disosialisasikan, dan diaktualisasikan CPAS.
Kontak
Lembaga ini beralamat di Jalan A. Dahlan IV/20,
Kukusan, Depok, 16425, Indonesia. Telp. +62-21-78881968; Fax.+62-21-78881968;
E-mail:cpas.indonesia@gmail.com; simanjuntaktruman@gmail.com
C.P. Wilayah Uni Eropa: fauziruly@gmail.com
Copyright: CPAS 2010 powered by
Center for Prehistoric and Austronesian Studies
Center for Prehistoric and Austronesian Studies



