Wilayah Nusantara merupakan persimpangan antara daratan Asia dengan Oseania, Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, bukan hanya kawasan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, tetapi juga koridor bagi keragaman budaya, bahasa, dan genetika populasi manusia yang nenek moyangnya menetap di sini lebih dari 50.000 tahun yang lalu. Selama berabad abad, migrasi, komunikasi, dan fusi telah terjadi yang kemudian menghasilkan lanskap manusia yang unik dan kompleks. Eksplorasi menyeluruh terhadap evolusi budaya dan latar belakang genetik kawasan ini sangat berharga secara ilmiah dalam memahami migrasi, adaptasi, perkembangan, dan interaksi manusia.
Kunming Institute of Zoology dan Chinese Academy of Sciences (KIZ – CAS) menyelenggarakan “The 2nd Conference on Human Cultural and Genetic Diversity in Southeast Asia and Southwest China” (HUDSEAC) pada tanggal 12 – 14 Desember 2025 di Kunming, Yunnan, China dengan tujuan untuk membangun platform internasional bagi komunikasi tingkat tinggi dan lintas disiplin bagi para ahli dan akademisi dari berbagai bidang seperti antropologi, genetika, linguistik, arkeologi, sejarah, dan etnologi.
Konferensi dihadiri para peneliti dan akademisi serta student dari China, Cambodia, Vietnam, Thailand, Malaysia dan Indonesia. Selama dua hari konferensi, sebanyak 21 pembicara mempresentasi-kan topik-topik yang menarik tentang keanekaragaman budaya dan genetika manusia di Asia Tenggara dan China Barat Daya, kaitannya dengan migrasi manusia, adaptasi lingkungan, kesehatan, juga prasejarah dan Austronesia. Pada konferensi tersebut, Dr. Wuryantari Setiadi, sebagai wakil dari CPAS – Indonesia diundang dan berkesempatan hadir untuk mempresentasikan “Genetic Diversity of 2000-years-old Human Remains from Two Archaeological Sites in the Islands of Java and Bali of the Indonesian Archipelago”.
Sebelum acara konferensi berlangsung, pada 12 Desember 2025, dilakukan bilateral meeting antara Prof. Bing Su, sebagai Principal Investigator KIZ – CAS beserta dua peneliti lainnya, Prof. Yao-Xi He dan Dr. Jian-Xin Guo dengan Dr. Wuryantari Setiadi, sebagai perwakilan dari CPAS – Indonesia. Pada pertemuan tersebut dibahas tentang riset-riset yang dapat dikolaborasikan dan penjajagan kerjasama antara KIZ-CAS dengan CPAS – Indonesia (Wuryantari Setiadi).



إرسال تعليق