Kunjungan ke Kunming, Tiongkok dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (LoA) Penelitian antara CPAS, Institut Zoologi Kunming, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok serta UKSW

 

Sebagai kelanjutan dari bilateral meeting pada 12 Desember 2026 dan komunikasi melalui email antara KIZ-CAS, CPAS dan UKSW, disepakati untuk melakukan kerjasama dalam penelitian interdisipliner mengenai asal-usul, sejarah populasi, migrasi, adaptasi genetik, dan keragaman fenotip populasi manusia purba dan kontemporer di Indonesia.

Pada tanggal 9 Maret 2026, KIZ-CAS, CPAS dan UKSW dilakukan penandatanganan LoA di Kunming Institute for Zoology sebagai tanda kesepakatan kerjasama riset ilmiah yang berjudul “Ancient and Modern Human DNA Analyses of Australomelanesian and Austro-asiatic Populations from Indonesia”. Acara penanda-tanganan LoA dihadiri oleh Prof. Bing Su, Prof. Yao-Xi He dan Dr. Jian-Xin Guo dari pihak KIZ-CAS; Prof. Truman Simanjuntak dan Dr. Wuryantari Setiadi dari pihak CPAS; Dr. Ferry F. Karwur dan Jerry Langkun, MSi dari pihak UKSW.

Sebelum acara penandatanganan LoA terlebih dahulu diadakan seminar yang dihadiri oleh student program master dan doctoral, selain staf peneliti KIZ-CAS, dengan pembicara Prof. Truman Simanjuntak, yang menyampaikan presentasi berjudul “Introducing the Gua Harimau Prehistoric Site”, dan presentasi Dr. Ferry F. Karwur berjudul “Asian Migration and Its Encounter to Native Papuan”.  

Juga dilakukan diskusi tertutup terkait dengan riset yang akan dikolaborasikan, dimana Prof. Yao-Xi He mengawali dengan Introduction of Joint Research Proposal dan Dr. Jian-Xin Guo menyampaikan Ancient DNA Study of Prehistoric Populations from Indonesia.

Selain penandatanganan LoA, kami berkesempatan untuk mengunjungi Lincang  Archaeological Museum, situs arkeologi di Lincang, termasuk Xiaodong Cave, yang merupakan situs Hoabinhian pertama di Yunnan, juga situs rock art.

1.     Lincang Archaeological Museum

Museum Arkeologi Lincang, terletak di Provinsi Yunnan, wilayah yang dikenal dengan sejarahnya yang kaya, termasuk "suku primitif terakhir" Wengding. Museum menyimpan barang-barang antik regional yang signifikan, termasuk artefak dari era Republik Tiongkok dan Republik Rakyat Tiongkok. Juga Museum temuan arkeologi penting di Yunnan, termasuk alat-alat Paleolitik dan situs-situs prasejarah dan sangat menyoroti kekayaan warisan sejarah wilayah Lincang, seperti situs kompleks teknologi Hoabinhian.

Salah satu koleksi museum yang sangat menarik dan sangat terkait dengan budaya Hoabinhian adalah artefak batu Sumatralith yang ditemukan Xiaodong Cave, Cangyuan, yang menjadi koleksi museum arkeologi Lincang. Sumatralith adalah alat batu unifasial yang terkait erat dengan kompleks teknologi Hoabinhian di Asia Tenggara dan diproduksi oleh komunitas pemburu-pengumpul selama Pleistosen akhir hingga Holosen Tengah. Bentuknya oval hingga persegi panjang dengan pengelupasan unifasial di sepanjang keliling batu bulat atau kerikil. Sumatralith dianggap sebagai "fosil utama" karena seringkali merupakan artefak terpenting ketika mengidentifikasi kumpulan arkeologi Hoabinhian.

Sumatralith biasanya terbuat dari batu kerikil sungai kuarsit atau andesit. Produk akhir dari rangkaian operasi sumatralith adalah alat batu plano-konveks dengan sedikit atau tanpa pembentukan batu asli kecuali untuk pengangkatan serpihan dengan cara memukul di sepanjang tepinya yang hanya diterapkan pada satu sisi untuk menghasilkan mata pisaunya. Alat tersebut dibentuk seminimal mungkin, sehingga masih terdapat sejumlah besar korteks pada produk akhir. Bahan baku sumatralith berupa batu kerikil atau batu bulat yang sudah kira-kira berbentuk elips pipih seperti produk akhir. Struktur homotetik alat-alat ini memungkinkan penajaman dan pembentukan ulang yang berkelanjutan untuk menghasilkan alat batu yang lebih kecil namun efektif, sehingga memperpanjang kegunaan satu batu kerikil atau batu asli.

2.     Xiaodong Cave

Gua Xiaodong adalah situs arkeologi Paleolitik penting yang terletak di lembah Sungai Lancang di Kabupaten Cangyuan, barat daya Provinsi Yunnan, Tiongkok. Gua ini diakui sebagai situs tertua dan paling utara di Asia yang terkait dengan budaya Hoabinhian, sebuah kompleks teknologi perkakas batu prasejarah yang biasanya ditemukan di Asia Tenggara. Penemuan di Xiaodong menunjukkan kemungkinan budaya Hoabinhian berasal dari Tiongkok barat daya sebelum bermigrasi ke Asia Tenggara. Ditemukannya lapisan sedimen yang berasal dari antara 65.000 dan 15.000 tahun yang lalu memberikan beberapa bukti paling awal tentang penggunaan api oleh manusia di wilayah tropis-subtropis oleh populasi Hoabinhian. Penggalian lebih dari empat meter mengungkapkan endapan budaya, termasuk artefak batu (sumatralit), fosil hewan, dan sisa-sisa tumbuhan.


3.     The Cangyuan Cliff Paintings

Lukisan Tebing Cangyuan terletak di tebing batu kapur curam pada ketinggian lebih dari 2.000 meter di daerah Mengsheng, Manpa, dan Dinglai di Wa Cangyua, Lincang, Yunnan, Tiongkok. Lukisan-lukisan merupakan seni cadas kuno, termasuk di antara lukisan tebing tertua di Tiongkok yang berusia sekitar 3.000 hingga 3.500 tahun. Lukisan-lukisan tersebut, umumnya berwarna merah, menggambarkan figur manusia (seringkali dengan tubuh yang distilisasi) yang terlibat dalam aktivitas seperti berburu, berperang, bertani, dan tarian ritual. Lukisan-lukisan tersebut juga menggambarkan fauna lokal, dan kehidupan pertanian (rumah bambu dan ternak) pada zaman Neolitikum. Lebih dari 1.000 lukisan yang dianggap sebagai "buku sejarah tanpa kata". Karya-karya ini merupakan situs budaya yang dilindungi tingkat nasional, yang menawarkan wawasan penting tentang leluhur masyarakat Wa.


4.     Wending Wa Ethnic Traditional Dwellings

Suatu wilayah etnis yang dilindungi sebagai Peninggalan Budaya Provinsi Yunnan, berlokasi di Daerah Otonomi Lancang Lahu, Yunnan, Tiongkok dengan populasi sebanyak 14.471 jiwa yang menempati wilayah seluas 180 kilometer persegi. Daerah Lancang Lahu mempunyai sumber utama teh Pu'er tradisional dengan hutan di sekitar Gunung Jingmai yang telah ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO (Wuryantari Setiadi) 

 




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama